Tampilkan postingan dengan label Gagasmedia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gagasmedia. Tampilkan semua postingan

Senin, 29 Juni 2015

Review : "Unfriend You ; Masihkah Kau Temanku?"


“Aku adalah noda untuk dosa yang tak kulakukan.
Aku mencoba bertahan, berusaha mengerti;
mungkin ada bagian dari dirimu yang tak bisa kuraih.
Namun yang tak kunjung kupahami;
mengapa ada persahabatan yang menyakiti?”


“Selamanya. Betapa kosongnya kata-kata itu. Dulu, kalimat itu terdengar begitu indah di telinga. Sekarang adegan itu tidak lebih dari gema masa lalu. Betapa naifnya ia percaya bahwa selamanya akan benar-benar selamanya. Sahabat akan selalu menjadi sahabat, apa pun yang terjadi. Ternyata, hati manusia bisa berubah.” – Halaman 243

Selasa, 23 Juni 2015

Review : "Happily Ever After"


“Hanya karena sebuah cerita nggak berakhir sesuai keinginan kita, bukan berarti cerita itu nggak bagus.” – Halaman 7

“Hidup adalah kanvas kosong; kamu bebas menciptakan ceritamu dan menentukan akhirnya.
Jadilah arsitek untuk hidupmu sendiri.” – Halaman 354


Senin, 30 Maret 2015

Review : "Coba Tunjuk Satu Bintang"

“Menurutmu, kenapa cinta itu tidak seperti asas Black?”
“Tentang kalor itu?”
“Yup!”
“Karena untuk urusan cinta nggak selalu sebesar apapun kita member, sebesar itu pula kita menerima.”


Minggu, 22 Maret 2015

Review : "Kok, Putusin Gue?"

“Setelah gue pikir-pikir… ternyata orang kalo jatuh cinta itu simple-simpel aja. Namanya juga jatuh cinta… kalo elu jatuh… ya jatuh aja… nggak ribet.  – halaman 165


Rabu, 11 Maret 2015

Review : "Paris : Aline"

“I love you not because of who you are, but because of who I am when I am with you.” – halaman 4

“Dia tidak bilang berapa lama aku harus menunggunya. Tapi selalu… ada beberapa hal yang sangat layak untuk dinanti, ketika aku percaya sepenuh hati bahwa semua itu tak kan berubah sia-sia.” – halaman 186


Sabtu, 22 November 2014

[Review] : "Unforgettable"


“Yang saya tahu, dalam hidup ini, ada beberapa orang yang meninggalkan kesan dalam hati. Beberapa dari mereka mungkin merupakan jodoh kita, mungkin juga tidak. semuanya tergantung pada pilihan kita – apakah kita cukup berani unutk mengambil resiko itu, atau tidak.” – (halaman 68)



Jumat, 21 November 2014

[Review] : "Orange"

“Bagian tersulit saat mencintaimu adalah melihatmu mencintai orang lain”




Fayrani Muid, atau akrab disapa dengan Faye adalah mahasiswa jurusan fotografi yang sudah bekerja dengan Erod Martin di studionya selama setengah tahun. Pertunangannya dengan Diyan didasari oleh kedekatan keluarga Adnan dan keluarga Muid, murni karena bisnis. Tanpa bisa menolak, Faye dan Diyan memutuskan untuk bertemu dan sekedar mengenal satu sama lain sebelum pertunangan tersebut dilangsungkan.

Rabu, 10 September 2014

[Review] : "Ai - Cinta Tak Pernah Lelah Menanti"


“Cinta seperti sesuatu yang mengendap-endap di belakangmu. Suatu saat, tiba-tiba kau baru sadar cinta menyergapmu tanpa peringatan.”  – Halaman 104



Sei dan Ai hidup bersebelahan semenjak lahir. Meskipun Ai setahun lebih tua daripada Sei, tetapi tanggal dan bulan lahir mereka sama di awal musim dingin. Keluarga Matsumoto adalah pemilik restoran besar, biasanya Sei membantu orang tuanya di restoran. Sedangkan keluarga Ai tinggal di sento tradisional paling terkenal di zaman Edo atau bisa juga disebut Sento (pemandian umum) Nakaji. Letak bangunannya persis bersebelahan.

Senin, 16 Juni 2014

[Review] : "Unbelievable"



“A fashionable woman is always in love with herself – La Rochefoucauld” – Halaman 161

Shinna Mawssa Wijaya atau dipanggil Maybella. Seorang cewek yang mengenyam pendidikan di Voltaire High School, as always looks so fabulous. Nggak ada 1 pun orang yang mencela selera fashionnya, apalagi ketika ia sedang bersama dengan Rashida Agashi Pradakso. Rashi adalah pemilik blog fashion Ragashii! Dan fashion line sendiri berlabel IshshI, dia adalah salah satu BFF Maybella.
Anggota ‘clique’ lainnya adalah Adrianna. Maybella bingung juga kenapa Ad bisa masuk grup eksklusif sementara selera fashion Ad hanya berputar sekitar barang-barang standar. Ada satu lagi, Marion Theroux. Dia diterima kembali di ‘clique’ setelah melakukan kesalahan yaitu macarin Gilang, mantannya Rashi.

Senin, 02 Juni 2014

[Review] : "Tokyo : Falling"



“Kita adalah dua kutub berlainan, yang saling mencari arah.” – Halaman 33

Tora   : Kepergiannya ke Jepang adalah untuk liputan di majalah LiveLife tempatnya bekerja. Biasanya di bandara Haneda, ia disambut oleh kekasihnya bernama Hana namun kali ini lain. Hana telah memutuskan hubungannya dengan Tora karena tidak mudah menjalani hubungan jarak jauh.

Thalia : Sebagai fashion editor di majalah Belle, ia mendapat job meliput pameran fesyen Internasional di Tokyo. Seperti banyak orang bilang kalau jodoh nggak kemana, Thalia bertemu dengan Dean, seseorang di masa lalu yang membuat Thalia jatuh cinta.

Jumat, 02 Mei 2014

[Review] : "Roma : Con Amore"



“Bertemu, mengenal, membaca satu sama lain, hanyalah sebuah proses yang membawa keduanya pada sebuah hubungan kemudian.” – halaman 80

Leonardo Halim, pelukis muda berbakat dari Indonesia yang mengidolakan sang maestro Michelangelo. Baru saja salah satu mimpinya terwujud yaitu proyek seni rupa di kota Roma. Tak seperti di negara asalnya, Italia sepertinya menikmati aneka lukisan yang terpajang di dinding. Ia tak memikirkan soal bagaimana orang lain menilai karyanya. Saat mengetahui kalau lukisannya akan dibeli, Leo hanya berpikir soal satu di antara sejumlah lukisan yang begitu personal baginya. – Gereja Saint Agnes, perempuan di dalam lukisan itu, dan cerita kakek tentangnya.

Sabtu, 22 Maret 2014

[Review] : "Melbourne - Rewind"


A song tells the story of your life; there’s always a personal history attached to it. Itulah yang menarik dari musik, setiap orang memiliki soundtrack kehidupannya sendiri. – (halaman 19)

Pernah nggak, setelah sekian lama nggak ketemu dengan seseorang, lo ingin tahu segala sesuatu yang terjadi dalam hidupnya selama rentang waktu kalian nggak ketemu?
Max dan Laura mengalaminya...

Kamis, 27 Februari 2014

[Review] "Jomblo - Sebuah Komedi Cinta"


Agus Gurniwa, pemuda kurus ceking, anak terkutuk jomblo dari Jakarta yang mengidap penyakit kurang percaya diri dan mudah salah tingkah.
Doni Suprapto, tipikal anak gaul dari Jakarta yang kehidupannya dipenuhi dengan seks dan hedonisme. Berkulit cokelat, berbadan gempal, penuh percaya diri.
Olfiyan Iskandar, pemuda asal Langsa – Aceh. Postur tubuh yang tinggi, tegap, dan memiliki otot perut lelaki.
Bimo, makhluk hitam bertampang kriminal dengan rambut keriting gagal.

Dan inilah cerita mereka…

Rabu, 12 Februari 2014

[Review] "After Rain - Suatu saat aku berhenti menangisimu"


Ini tentang Serenade Senja yang mencintai seorang lelaki bernama Bara. Hubungan mereka telah terjalin selama 10 tahun, Bara adalah cinta pertama Seren. “He’s my first and definitely will be my last. No doubt” kata Seren. Tetapi, semuanya tak seindah yang dipikirkan. Bara adalah ayah dari seorang anak perempuan bernama Lily. Itu artinya Bara juga sudah mempunyai istri, Anggi. Mereka dijodohkan oleh orang tuanya hingga akhirnya Bara menikahi Anggi, bukan Seren.

Selasa, 28 Januari 2014

[Review] "Remember When"


“Hidup juga kayak cuaca. Hari ini bisa hujan, besok bisa cerah. Tapi, lo nggak akan punya hujan selamanya, atau kemarau selamanya.” – (halaman 41)


Ini cerita tentang masa abu-abu, katanya masa-masa paling indah dalam hidup. Masa-masa SMA yang patut dikenang. Berawal dari Adrian yang suka dengan teman seangkatannya bernama Gia. Dia berniat menembaknya dan jika ditolak, Adrian akan berlari keliling lapangan sambil berteriak “Giaaaa I love youuu…..”. Hal tersebut yang menjadi awal taruhan bersama Moses. Oh ya, Moses ini juga sedang mengagumi teman sebangkunya bernama Freya, dan juga berniat menembaknya di hari yang sama dengan Adrian menembak Gia.