“Sebab dua terkadang kurang, dan tiga adalah bencana” (halaman 98)
Nessa
Eswari Moe, cewek pengagum senja yang mempunyai masalah dengan cinta.
Ia tidak percaya akan adanya cinta, oleh sebab itu, di usianya yang
ke-23 Nessa belum terlihat mempunyai pacar. Ayahnya khawatir dengan
Nessa hingga berniat menjodohkannya dengan Endru, anak dari sahabat ayah
Nessa. Nessa sendiri bekerja sebagai freelancer copywriting yang entahlah pekerjaan apa itu, saya juga tidak tahu.
Pertemuannya
dengan Ademas Kusuma Waluyo (atau sebut saja Demas) di pesawat yang
menimbulkan obrolan kecil serta pertemuannya yang kebetulan di kedai
donat membuat Nessa menimbang-nimbang tawaran untuk melamar menjadi
editor di EPILOG, tetapi sayangnya gagal. Tetapi kemudian Demas
menawarkan diri untuk mengajak Nessa bekerja sama dalam project website yang bernama Adventurer.