Kamis, 22 Mei 2014

[Review] : "Sunset in Weh Island"



Memang terkadang cinta membuat seseorang berbeda dalam banyak hal, bahkan melakukan hal-hal yang gila sekalipun  – (halaman 166)

Axel, laki-laki Jerman yang mengambil cuti kerjanya sebagai Music Director untuk mengunjungi pamannya di Indonesia, tepatnya Banda Aceh. Kepergiannya bukan tanpa alasan. Masalah dengan sahabatnya, Marcel. Axel merasa dikhianati oleh sahabatnya sendiri.

Mala, mahasiswi fakultas ekonomi, hampir terlambat masuk ke kapal dari Banda Aceh menuju pelabuhan Balohan. Menabrak seorang laki-laki bule yang berlarian bersamanya, dan diketahui namanya Axel. Mereka berdua sama-sama menuju Ie Boih.

Rabu, 21 Mei 2014

Wishful Wednesday [14] : My Creepy Diary



Welcome to lazy day on Wednesday…

Bulan-bulan ini rasanya males banget mau nge-blog. Bukannya males sih, cuma lagi nggak pengen ngetik-ngetik aja. Hahaa *modus detected* *ditabok*
Tapi berhubung aku nggak pengen melewatkan Wishful Wednesday, jadinya tiap Rabu harus dan mau ngetik-ngetik (walaupun banyak kerjaan) :D

Kamis, 15 Mei 2014

[Review] : "Luntang Lantung"



“Karena secapek-capeknya orang sibuk, lebih capek orang nganggur yang nyari kerja.”

Sebuah novel komedi karya Roy Saputra yang menurutku nggak kocak-kocak banget, cuma dipaksakan aja buat lucu tapi cukup menghibur. Alasannya klise, novel ini yang nemennin aku waktu gundah, gelisah, nungguin weekend banking  yang bukanya 2 jam lagi. Jadi, kutemukan buku ini teronggok manis di sudut rak buku perpustakaan daerah, lalu kubaca-baca buat mengusir kejenuhan *loh kok malah curhat* Iya, aku tahu kok, itu cover diatas adalah cover lama sebelum revisi.