Rabu, 10 September 2014

[Review] : "Ai - Cinta Tak Pernah Lelah Menanti"


“Cinta seperti sesuatu yang mengendap-endap di belakangmu. Suatu saat, tiba-tiba kau baru sadar cinta menyergapmu tanpa peringatan.”  – Halaman 104



Sei dan Ai hidup bersebelahan semenjak lahir. Meskipun Ai setahun lebih tua daripada Sei, tetapi tanggal dan bulan lahir mereka sama di awal musim dingin. Keluarga Matsumoto adalah pemilik restoran besar, biasanya Sei membantu orang tuanya di restoran. Sedangkan keluarga Ai tinggal di sento tradisional paling terkenal di zaman Edo atau bisa juga disebut Sento (pemandian umum) Nakaji. Letak bangunannya persis bersebelahan.

Selasa, 09 September 2014

[Review] : "Analogi Cinta Berdua"


Baca juga : [Review] Analogi Cinta Sendiri

“Orang yang jatuh cinta diam-diam mungkin sudah biasa merasa sendiri. Namun, semua pemuja rahasia nggak akan mau terus menerus selamanya sendiri.”  – Halaman iii

“Orang yang jatuh cinta sendiri, keinginannya sederhana. Dia hanya ingin berdua.”  – Halaman iii



Rabu, 03 September 2014

Wishful Wednesday [19] : Angsa-angsa Ketapang



24 Agustus yang lalu, aku menemukan sampel buku ini tergantung cantik pada sebuah display stand buku acara Festival Kesenian Yogyakarta (FKY26). Tepatnya di pasar Ngasem, Yogyakarta.
Ya, aku tau buku ini memang tidak dijual di toko-toko buku. Tetapi bisa dibeli online via Indie Book Corner.